
Kita sedang menghadapi masa yang tidak mudah. Isu lingkungan semakin mengkhawatirkan, demokrasi kita terasa stagnan dan menunjukkan gejala kelelahan; terjebak dalam siklus politik elektoral yang minim terobosan substantif. Sementara konflik global membuat situasi dunia semakin tidak menentu. Pembahasan publik kerap terasa dangkal, berputar pada hal yang sama tanpa pernah menyentuh inti persoalan.
Kita membutuhkan cara pandang yang lebih tajam. Perlu bacaan yang mampu membedah masalah hingga ke akarnya, mulai dari alasan krisis lingkungan yang tak kunjung usai, demokrasi yang mandek, hingga dampak nyata politik internasional pada kehidupan kita.
Kurasi 20 buku berikut hadir sebagai jawaban alternatif terhadap kebutuhan tersebut. Karya-karya ini menawarkan analisis tajam dan kerangka pikir alternatif; mulai dari ekonomi, politik, ekologi, kritik terhadap demokrasi prosedural, hingga ekonomi pascakapitalisme. Tujuannya adalah untuk memperkaya diskursus dan membekali pembaca dengan alat analisis yang lebih jelas dan mendalam dalam menafsirkan realitas Indonesia dan dunia kontemporer; serta mencari alternatif atas kondisi-kondisi tersebut.
Bukuย Kebohongan Kemakmuran Globalย karya Seth Donnelly berupaya untuk menguliti kepalsuan di balik angka statistik. Donnelly memaparkan bagaimana institusi keuangan global, khususnya Bank Dunia, membingkai ulang kemiskinan ekstrem sedemikian rupa sehingga dunia tampak lebih makmur daripada yang sebenarnya. Bagi pembaca Indonesia, kritik ini terasa relevan, sebab fenomena serupa terjadi di negeri ini: garis kemiskinan resmi pemerintah, meski dihasilkan melalui metode yang terdengar ilmiah, kerap kali terlalu rendah sehingga menghapus jutaan orang yang sesungguhnya hidup dalam kemiskinan dari laporan resmi pemerintah.
Jurnalis investigasi Lydia Cacho menelusuri jalur perdagangan manusia global, bepergian dari Meksiko ke Turki, Thailand ke Israel, Jepang ke Spanyol, untuk menguak kaitan tersembunyi jaringan perdagangan manusia ini dengan bisnis wisata dan hiburan malam, pornografi, penyelundupan narkoba dan organ tubuh, pencucian uang, bahkan terorisme. Cacho juga menggugat keras bagaimana perdagangan bebas yang digencarkan oleh negara-negara maju justru memperkuat jaringan kriminal dan perekonomian bawah tanah ini.
Ilan Pappรฉ, sejarawan dan penulis termuka asal Israel, membongkar akar historis penjajahan dan kekerasan sistematis terhadap rakyat Palestina dalam buku penting ini. Dari awal kolonisasi Zionis hingga genosida di Gaza hari ini, Sejarah Ringkas Penjajahan Israel atas Palestina menghadirkan narasi jernih dan berani melawan kebohongan resmi.
Dilengkapi pengantar dari Vijay Prashad, buku ini bukan hanya untuk dibacaโmelainkan untuk dipakai dalam perjuangan menuju keadilan.
Who Rules the World?ย merupakan investigasi intelektual yang telak dari Chomsky tentang berbagai isu dunia yang polanya masih terus berulang dari masa ke masa. Mulai dari sejarah kelam AS dan Kuba, kebangkitan Tiongkok, pertikaian India dan Pakistan, krisis di perbatasan Rusia dan NATO, penjajahan Israel terhadap Palestina, hingga sanksi terhadap Iran. Chomsky menguak bahwa seruan Amerika soal kebebasan sering bertentangan dengan tindakannya. Sebuah modus operandi kekuasaan imperial pada abad modern.
…
Buku ini menunjukan apa sebenarnya kapitalisme itu, apa prinsip-prinsip dasarnya, bagaimana cara kerjanya, dan menelusuri sejarah perkembangannya serta pranata-pranata yang menopangnya. Kapitalisme tidak dilihat sekedar sebagai sistem ekonomi, melainkan relasi sosial yang sudah merasuk ke relung-relung kehidupan kita. Hal inilah kenapa pendekatan antropologi yang digunakan dalam kajian ini menjadi pisau analisis yang tajam untuk membedah anatomi kapitalisme.
Tak hanya menyoroti perkembangan kapitalisme di Eropa, buku ini juga menyingkap proses akumulasi primitif yang terjadi di Indonesia. Bagaimana kapitalisme tumbuh dan berkembang berikut perannya dalam kehancuran pranata-pranata tradisional. Suatu proses yang belum selesai hingga sekarang, muncul di permukaan dalam bentuk konflik-konflik tanah atau sumberdaya yang marak di mana-mana antara masyarakat dengan korporasi-korporasi dan negara. Alhasil, buku ini tidak hanya penting bagi pembaca pemula, melainkan juga bagi siapa saja yang ingin mendalami cara kerja kapitalisme berserta dinamikanya.
…
Kapital pada Abad ke-21 menjawab pertanyaan yag menggungah pikiran Anda tentang berbagai aspek modal dan alirannya. Piketty berbicara tentang banyak pertanyaan soal evolusi jangka panjang dari masalah sosial mendasar seperti ketidaksetaraan. Konsentrasi besar kekayaan di antara kelompok populasi minoritas dan bagamana prospek pertumbuhan ekonomi negara berkembang terletak di jantung ekonomi politik. Karena kurangnya data jawaban yang memuaskan jarang ditemukan di masa lalu.
Buku ini memberikan jawaban yang benar dengan penjelasan yang rinci dan ringan. Piketty menganalisis aliran modal abad ke-21 dengan mengambil data dari dua puluh negara yang berasal dari abad ke-18 untuk mengungkap rahasia kunci di balik pola sosial dan ekonomi. Ia menunjukan bahwa campur aduknya pertumbuhan ekonomi modern dan pengetahuan telat memungnkinkan dunia mengatasi aspek ketimpangan dalam skala apokaliptik yang diramalkan Karl Marx.
Bukuย โTeori Sosialisme: Antara Utopis dan Ilmiahโ merupakan salah satu karya klasik yang menjadi fondasi pemikiran sosialisme modern. Dalam buku ini, Engels menguraikan perbedaan mendasar antara sosialisme utopis, yang berakar pada idealisme moral dan imajinasi spekulatif, dengan sosialisme ilmiah, yang berdasarkan analisis materialisme historis dan dinamika ekonomi kapitalisme. […]
Bila Anda masih menyamakan anarkisme dengan โaksi liarโ dan โtindakan ugal-ugalanโ, berarti Anda harus membaca buku ini! Agar tahu bahwa anarkisme bukan sekadar kekacauan tak berdasar, melainkan sebuah paham politik yang dalam sejarahnya mempunyai peran yang tidak kecil dalam memperjuangkan dunia yang lebih adil.
Dengan gaya penulisan yang menggugah, Sheehan menjelaskan secara rinci sejarah anarkisme dan isu-isu di baliknya, menarik benang merah antara anarkisme dengan aliran filsafat kritis dan sistem kepercayaan, gerakan-gerakan seni rupa dan sastra, dengan seks dan psikologi, serta sumbangsihnya dalam budaya pop mulai sinema, fiksi ilmiah, sampai musik.
Sesudah Uni Soviet runtuh, kapitalisme sempat disanjung sebagai keniscayaan sejarah. Namun krisis demi krisis di abad ke-21 menyadarkan banyak orang bahwa cita-cita sosialisme tidak berakhir dengan Uni Soviet. Semangat Revolusi Oktober nyatanya terus menginspirasi perjuangan demi dunia yang lebih adil. Inilah revolusi yang membuktikan bahwa kelas buยญruh dan tani bisa menggulingkan pemerintah autoยญkratik dan membentuk pemerintahan sendiri dalam rupa gambarannya.
Buku ini bukan kajian komprehensif, melainkan buku kecil dengan harapan besar: menjelaskan kekuatan Revolusi Oktober bagi emansipasi negara-negara jajahan.
-
Komune Paris 150
Price range: Rp0 through Rp55.000
Selama tujuh puluh dua hari sejak 18 Maret hingga 28 Mei 1871, kaum buruh Paris melakukan eksperimen demokrasi dan pemerintahan swadaya dengan mendirikan apa yang disebut sebagai Komune Paris. Pemerintahan lama dibuang, tentara dihapuskan, aturan-aturan dan kelembagaan baru dicoba demi kesejahteraan bersama. Inilah pemerintahan mandiri rakyat untuk rakyat yang belum ada duanya sepanjang sejarah. Namun kekuatan-kekuatan kontra-revolusioner berhimpun kembali, menggempur Paris dengan kebuasan luar biasa, memakan korban puluhan ribu jiwa dan puluhan ribu lainnya ditangkap.
…
Buku ini menelusuri bagaimana pengungkapan kebenaran, kesaksian penyintas, serta upaya keadilan transisionalโmulai dari investigasi resmi, pengadilan HAM, hingga advokasi publikโsering kali gagal menggoyahkan impunitas. Sebaliknya, dokumen, film, dan praktik advokasi justru berhadapan dengan narasi negara yang lebih kokoh dan berumur panjang.
…
-
Lingkungan Hidup dan Kapitalisme
Original price was: Rp58.000.Rp0Current price is: Rp0.
…
Fred Magdoff dan John Bellamy Foster, dua orang ilmuwan dan pegiat isu ekologi, menguraikan bahwa langkah-langkah yang diambil selama ini belum mengenai inti persoalan yang sebenarnya, yakni sistem ekonomi yang kita anut, sistem yang meletakkan obsesi akan pertumbuhan dan akumulasi di inti semua aktivitasnya. Banyak orang masih meyakini bahwa kapitalisme bisa direformasi untuk menjadi โramah lingkunganโ, bahwa kapitalisme tetap akan menawarkan jalan keluar dari krisis lingkungan. Di sinilah masalah yang sebenarnya. Telah tiba waktunya bagi semua pihak yang peduli akan nasib bumi untuk menghadapi kenyataan: hubungan mendasar antara manusia dan bumi harus diubah. Dengan kata lain: penting untuk memutus diri dari sistem yang didasari oleh motif akumulasi kapital terus-menerus (dalam wujud pertumbuhan ekonomi tanpa akhir). Pemutusan ini merupakan kondisi yang perlu bagi terciptanya peradaban ekologi baru.
-
[๐ฃ๐ข ๐ฏ๐ฎ๐ฟ๐ฒ๐ป๐ด ๐๐ฝ] Neoliberalisme
Original price was: Rp125.000.Rp119.000Current price is: Rp119.000.5% off!
Buku ini menggali kaitan antara ideologi neoliberalisme dan gerakan sosial di Indonesia pasca Soeharto melalui perspektif โtotalitasโ. Penulis menghadirkan gambar utuh tentang operasi neoliberalisme โ dari kebijakan efisiensi negara, institutionalisasi demokrasi liberal yang menguntungkan elite, peran aktor global, hingga penundukan gerakan masyarakat sipil. Pendekatan komparatif dengan pengalaman negara lain, memperkaya imajinasi dan pengetahuan pembaca, akan alternatif pembangunan di luar ideologi neoliberalisme. Buku yang sangat penting dibaca khalayak umum, akademisi, aktivis, dan rakyat kebanyakan.
โAmalinda Savirani, Guru Besar Ilmu Politik Pemerintahan Fisipol UGM
Memaparkan pemahaman akan kebenaran gagasan hidup berdampingan secara damai, mengatasi dan melawan bentrokan-bentrokan peradaban, memperkenalkan akar dan kenyataan sejarah yang menunjukkan Marxisme tidaklah punah, tapi berkembang maju sesuai dengan hukum perkembangan sejarah, yaitu tampilnya Teori Deng Xiaoping dan direalisasinya citaโcita membangun sosialisme berciri Tiongkok, tahap permulaan sosialisme.
Dalam narasi sejarah yang populer di Indonesia, Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955 lebih sering dipandang semata-mata sebagai kisah sukses Indonesia dalam menggelar sebuah konferensi tingkat dunia. Latar belakang yang kompleks dan perdebatan-perdebatan keras yang berlangsung antar pesertanya justru jarang ditampilkan. Buku ini bermaksud melihat KAA 1955 secara lebih kritis dan komprehensif dengan menyuguhkan kompleksitas riil konferensi tersebut. KAA diadakan di tengah gelombang dekolonisasi sekaligus Perang Dingin, dan pemikiran yang melandasinya bisa dilacak jauh ke belakang ke aktivitas gerakan-gerakan antikolonialisme dan antiimperialisme Asia dan Afrika awal abad ke-20.
Buku ini bermaksud menelusuri asal-usul, momen, dan warisan KAA melampaui warisan institusionalnya, selain untuk menyeยญdiakan analisis dalam melihat respons kekuatan adidaya dan publik Indonesia sendiri terhadap konferensi ini.
Walaupun Amerika Serikat (AS) mengklaim dirinya sebagai pengusung demokrasi, pada kenyataannya negara adidaya ini membangun kekuasaannya dengan teror, invasi, dan kekejaman. Buku ini menunjukkan dengan gamblang tentang peluru yang dikirim oleh arsitek imperialisme AS untuk menghancurkan negara dan membunuh para pemimpin yang berupaya membangun jalan berbeda. Peluru Washington berkisah tentang keterlibatan AS, terutama melalui CIA, dalam pembunuhan dan kudeta di banyak negara, dari Indonesia, Iran, Vietnam, Chile, Venezuela, Guatemala, hingga Bolivia.
Jalan ke Demokrasi Rakyat bagi Indonesia memuat tulisan-tulisan sejak masa tradisi baru 1951 sampai dengan Kongres Nasional V Partai tahun 1954 serta terlaksananya Pemilihan Umum yang pertama di Indonesia tahun 1955 untuk DPR dan Konstituante.
Buku ini berkisar tentang pemikiran Benedict Anderson perihal bahasa. Dan itu bukan hanya bahasa Indonesia, melainkan pula bahasa secara umum, terutama peran bahasa dalam kebangkitan nasionalisme, baik itu di Eropa maupun di Asia Tenggara, khususnya Indonesia dan Filipina. Di sinilah muncul gagasan untuk menulis satu bab khusus tentang bagaimana persisnya dasar-dasar pemikiran Anderson tentang bahasa. Maka lahirlah bab berjudul โBahasa bagi Benedict Anderson,โ yang diharapkan bisa memberi arah pada tiga bab berikut yang mengembangkan lebih lanjut gagasan Anderson ini.
Buku ini mengisahkan bagaimana perubahan yang terjadi pada budidaya tanaman di Kuba sejak runtuhnya hubungan perdagangan Kuba dengan blok sosialis. Percobaan Kuba adalah upaya terbesar dalam peralihan dari budidaya tanaman model revolusi hijau ke pertanian semi-organik dalam sejarah umat manusia.
Dunia yang Hendak Kita Wujudkan menyajikan suatu potret yang menyeluruh dan sejarah politik abad 21 dan suatu pendekatan yang mengkaji budaya politik yang serius. Samir Amin menawarkan analisis provokatif tentang perlawanan terhadap kapitalisme dan imperialisme dengan mengajukan cara politik oposisi baru. Karena kapitalisme merupakan suatu sistem global, menurut Amin, maka cara untuk menentangnya harus diorganisasikan secara globa. Selama abad kedua puluh gerakan sosialis dan komunis internasional, gerakan pembebasan nasional, dan revolus-revolusi besar telah menentang tatanan dunia global Amin menyajikan sebuah diskusi yang cemerlang tentang kesuksesan dan kegagalan gerakan-gerakan tersebut dalam rangka untuk mengajukan cara perjuangan baru di abad ini. […]





















