Marxisme vs. Teori Queer
Kaum Marxis tidak melawan diskriminasi dengan memparodikan gender atau mengganti kata-kata. Kaum Marxis melawannya dengan menggulingkan sistem kelas yang melahirkannya. Di luar itu, semua hanya omong kosong borjuis.
Kaum Marxis tidak melawan diskriminasi dengan memparodikan gender atau mengganti kata-kata. Kaum Marxis melawannya dengan menggulingkan sistem kelas yang melahirkannya. Di luar itu, semua hanya omong kosong borjuis.
Kapitalisme sudah menguasai algoritma, big data, dan infrastruktur AI global, sementara kiri masih berperang dengan senjata abad lalu. Sudah saatnya kiri berhenti sekadar mengkritik dari luar tembok, dan mulai menembus benteng digital itu dari dalam.
Inflasi bukan hanya soal harga yang naik. Di balik setiap angka statistik, ada kehidupan yang menyusut, pilihan yang semakin sempit, dan martabat manusia yang dipertaruhkan.
Blokade AS terhadap Kuba bukan sekadar sanksi ekonomi, melainkan strategi sistematis untuk melumpuhkan kedaulatan negara melalui penciptaan krisis kemanusiaan—Dari embargo ekonomi yang dimulai tahun 1960 hingga pemangkasan pasokan minyak dari Venezuela dan Meksiko di era Trump, inilah blokade terpanjang dunia.
Ribuan warga negara kita terjebak dalam apa yang disebut sebagai “kompleks industri penipuan”.
Bagaimana industri tersebut berkembang dan menjerat pekerja migran Indonesia, serta bagaimana dinamika ekonomi politik migrasi dan perlindungan pekerja?
Inti persoalannya bukan terletak pada isu nuklir Iran; tetapi pada upaya untuk menundukkan Iran, melucuti senjatanya, dan membuatnya tidak relevan di Asia Barat.
Begitu Kamu mulai membaca Marx, Kamu akan melihat ide-idenya di mana-mana. (…) Konsep alienasi (keterasingan) Marx adalah gagasan penting yang menjembatani karya filosofis awalnya dengan kritiknya yang matang terhadap ekonomi politik.