Merebut Ruang Kota

Aksi Rakyat Miskin Kota Surabaya 1900-1960an

Author(s)

Rp92,000.00

Available on backorder

Description

Penulisan sejarah di Indonesia selama ini lebih menitikberatkan pada kelompok-kelompok kelas bawah pedesaan dengan fokus utama pada pemberontakan petani. Rakyat miskin kota dengan ini seakan-akan terlupakan, padahal sejak awal abad ke-20, kota-kota di Indonesia telah beranjak menjadi kekuatan tersendiri yang turut andil dalam menggerakkan sejarah Indonesia.

Buku ini secara komprehensif mengulas dinamika aksi rakyat miskin kota Surabaya –salah satu kota besar terpenting semasa Hindia Belanda maupun Indonesia pascaproklamasi—dalam memperjuang¬kan hak atas ruang hidup mereka di kota. Bayang-bayang perebutan ruang selalu terjadi dari waktu ke waktu baik antara pendatang dengan penduduk setempat, pendatang dengan pendatang, rakyat miskin dengan institusi negara, serta antara rakyat miskin dengan kelompok-kelompok lain.

Studi mengenai rakyat miskin perkotaan sebagian besar menyimpulkan bahwa mereka selalu kalah oleh kekuatan dominan. Namun, pengalaman rakyat miskin di kota Surabaya selama kurang lebih enam puluh tahun membuktikan bahwa mereka ternyata mampu menjadi kekuatan dominan yang turut memengaruhi proses perkembangan kota tersebut.

Buku ini penting dibaca terutama karena masalah ruang semakin menjadi persoalan genting di kota-kota besar Indonesia saat ini.

Additional information

Weight 0.4 kg
Dimensions 12 × 20.3 cm
Author(s)

Format

Language

Indonesia

Pages

xiv + 338

Publisher

Year Published

2022

ISBN

978-979-1260-22-0