Berangkat dari sebuah konferensi di Lahore, artikel ini mengulas arti penting membangun front anti-imperialis lintas negara di tengah perubahan tatanan dunia yang semakin multipolar.
Kaum Marxis tidak melawan diskriminasi dengan memparodikan gender atau mengganti kata-kata. Kaum Marxis melawannya dengan menggulingkan sistem kelas yang melahirkannya. Di luar itu, semua hanya omong kosong borjuis.
Kapitalisme sudah menguasai algoritma, big data, dan infrastruktur AI global, sementara kiri masih berperang dengan senjata abad lalu. Sudah saatnya kiri berhenti sekadar mengkritik dari luar tembok, dan mulai menembus benteng digital itu dari dalam.