CIA dan Perang Dingin Budaya: Sebuah Tinjauan Ulang
Buku ini memulai diskusi penting tentang konsekuensi jangka panjang dari posisi ideologis dan artistik yang dipertahankan oleh para intelektual CIA.
Buku ini memulai diskusi penting tentang konsekuensi jangka panjang dari posisi ideologis dan artistik yang dipertahankan oleh para intelektual CIA.
Einstein sangat berkomitmen, ‘seperti sejumlah ilmuwan sayap kiri lainnya, pada pendidikan sains massal sebagai alat melawan obskurantisme dan pseudo-sains mistis, yang sering digunakan dulu, dan lagi hari ini, untuk membantu reaksi politik dan sosial’
Ketika Menteri Kebudayaan RI mengatakan bahwa tidak ada bukti keterlibatan Soeharto dalam pembunuhan massal ’65, Dr. Jess Melvin, satu di antara puluhan akademisi lainnya, mengungkapkan fakta berbeda.
Engels seperti tak pernah lelah atau sewajarnya membatasi diri dalam tempurung. Ia terus menerobos hingga mencapai titik totalitas dalam melihat masalah, dan memihak kepada mereka yang telah bekerja, bukan yang sekadar pandai menghayati nilai-nilai adiluhung semata.
Pembaca waras akan sering mengerutkan dahi selama membaca novel ini. Namun, jika kamu adalah jenis orang yang, pada saat menyaksikan orang lain menderita, hal paling pertama yang kamu lakukan adalah bersyukur, maka buku ini cocok untukmu.
Mengingat politik ini sangat dekat dengan diri kita, bohong kalau ada yang bilang kehidupan kita tidak ada sangkut pautnya dengan politik. Bila ada yang mengatakan bahwa demo-demo ini tidak ada guna dan tidak menghasilkan apa-apa, itu salah besar
Sering kali cara yang dipilih manusia untuk menyelesaikan masalahnya adalah dengan menghilangkan masalah tersebut, bukan menyelesaikannya. […]