Dari pos pemeriksaan, hukuman kolektif, hingga pembongkaran rumah—semua yang dilakukan Israel sekarang, pertama kali dilatih oleh Inggris di Palestina tahun 1936.
“Dunia sedang absurd, dan logika kita sedang dikepung hoaks. Masihkah mau mengandalkan ‘katanya’?” Di era ketika narasi kebencian dan informasi palsu membanjiri layar ponsel, warisan pemikiran Tan Malaka hadir kembali bukan sebagai dogma, melainkan sebagai senjata intelektual. Hadir dilengkapi format gambar yang mudah dicerna, buku ini mampu menjadi jembatan antara filsafat materialisme, dialektika, dan logika…
Kadang yang paling sulit bukan meninggalkan, tapi berdamai dengan yang ditinggalkan. Sebuah kisah tentang luka, jarak, dan hal-hal yang tak pernah benar-benar selesai.
Ribuan warga negara kita terjebak dalam apa yang disebut sebagai “kompleks industri penipuan”.
Bagaimana industri tersebut berkembang dan menjerat pekerja migran Indonesia, serta bagaimana dinamika ekonomi politik migrasi dan perlindungan pekerja?
“Kau tahu, aku punya istri dan anak. Anakku masih sangat kecil, sekarang dia masih sangat lucu, bahagia. Tapi, jika aku kehilangan pekerjaanku….” Pasangan muda Pinneberg dan Lämmchen, serta bayi mereka, berjuang untuk bertahan hidup di masa sulit. Dipecat dari pekerjaan di sebuah kota kecil, mereka pergi ke kota besaar. Berlin 1932, dengan jalanan penuh preman-preman…
Di sela nisan-nisan tua, warna-warni kain memantulkan cahaya matahari yang mulai condong, menandakan bahwa TPU Samaan bukan hanya rumah bagi mereka yang telah tiada, melainkan juga bagi yang masih hidup dan menjemur harinya di antara makam.