“Kita semua kembali membicarakan Marx. Di antara kepustakaan yang luas ini, karya baru Marcello Musto menonjol sebagai analisis yang cermat dan kontekstual atas tulisan-tulisan dan sumbangsih Marx bagi pemahaman kita atas dunia—hari ini, kemarin, dan esok.” —Immanuel Wallerstein Sempat disebut usang dan sudah tak relevan seiring dengan bubarnya Uni Soviet, pemikiran Karl Marx nyatanya kian…
Soal apakah seharusnya “seni untuk rakyat” atau “seni untuk seni” sampai sekarang senantiasa menjadi polemik panas yang tak pernah tuntas. Jika “seni untuk seni” diidentikkan dengan estetika borjuis, maka “seni untuk rakyat” lekat dengan estetika Marxis. Namun, benarkah realisme sosialis sebagai pengusung utama “seni untuk rakyat” sesuai dengan prinsip-prinsip Marxis? Lalu, apakah sebenarnya estetika Marxis…
Konon, salah satu hajat terbesar filsafat Barat adalah mencari titik temu dan relasi teoretik antara Marxisme dan psikoanalisis. Sebab, dua teori ini dipandang bertolak belakang, dan oleh karenanya tidak bisa “disatukan”. Marxisme menilik dunia objektif, proses-proses sosial dan ekonomi, yang hukum-hukum perkembangannya diteliti oleh kaum Marxis, sedangkan psikoanalisis mencermati kehidupan subjektif manusia sebagaimana yang diajarkan…
Di tengah krisis ekonomi dan politik dari kapitalisme neoliberal pada awal abad ke-21, membuat gagasan Marx menjadi sangat relevan. Marx tidak hanya penting dipahami untuk melihat kapitalisme kontemporer secara gamblang, tetapi juga memberi fondasi untuk bagaimana mengubah dunia di masa depan: dari kapitalisme digital yang eksploitatif, menuju komunalisme digital yang egaliter dan adil. Christian Fuchs…
Siapakah Sukarno? Nasionalis? Islamis? Atau marxis? Sukarno sendiri mengakui bahwa Marx, Engels dan Lenin adalah tiga tokoh yang berpengaruh besar dalam pemikirannya. Lebih jauh ia menjadi anak sungai besar yang mengalirkan paham yang kemudian sohor disebut kiri dalam arus sejarah Indonesia. Sukarno memandang pemikiran kiri adalah api pembakar Revolusi Indonesia. Namun, apakah benar paham ini…
Peran Engels kerap dikerdilkan hanya sebagai juru tulis Marx, atau sahabat yang bertugas membantu kondisi keuangan Marx. Beberapa pengamat bahkan menggambarkannya sebagai penulis amatiran yang telah mengotak-atik pemikiran Marx dan bertanggungjawab atas distorsi pemahaman pemikiran Marx di kemudian hari. Buku ini adalah bagian dari upaya merehabilitasi sosok dan pemikiran Engels yang sesungguhnya dan mendudukkannya sebagaimana…