Lebak Kota Multatuli
Lebih dari 160 tahun lalu, dengan nama pena Multatuli, Eduard Douwes Dekker mengguncang dunia sastra dan politik kolonial melalui mahakaryanya, Max Havelaar (1860). Novel tersebut memprotes ketidakadilan sistem Tanam Paksa dan penindasan yang dialami rakyat Lebak, Banten, baik oleh penguasa kolonial maupun penguasa feodal lokal. Namun, bagai- mana jejak dan warisan Multatuli di Lebak hari ini? Fotografer,…








