Babad Kopi Parahyangan
Semenjak bertemu dengan si Pelaut dan patah hati pada Uni Fatimah, makin tak terbendung tekad Karim—seorang pemuda asal Batang Arau— untuk menjadi bandar dagang kopi ternama. Bujang itu pun nekat merantau ke Parahyangan, sarang mutiara hitam. Dalam perjalanan ke Pulau Jawa, ia bertemu rupa-rupa manusia. Ote—budak kapal dari Nias, Ujang—kusir kereta pos, Euis—tabib perempuan dari…








