Tour dan Diskusi Buku “Pelarian-pelarian” KMPL✨

Dokumentasi acara

Detail acara

Tour Pelarian-pelarian

Perjalanan panjang ini sampai di Pare

“Kenapa buku ini ada? Entahlah. Sudah lama orang-orang sekitar bertanya, ‘Mana bukumu?’ Saya belum punya alasan untuk membuatnya. ‘Sastra tak sepenting itu dalam hidup saya.’ Terdengar angkuh, tapi begitu adanya. Bagi saya, menulis hanyalah pelarian mengisi waktu luang. Tak kurang, tak lebih.”

Tapi ternyata, kata-kata ini lari. Dari satu kepala ke kepala lain. Dari satu kota ke kota lain. Dan sekarang, di titik ini, kita berkumpul lagi.

Pelarian-pelarian bukanlah buku yang akan memberikan jawaban. Ia hanya kumpulan tanya yang mengambang, tentang cinta, perubahan sosial, reuni, kota-kota, mie ayam, sampai pertanyaan paling dasar: “Sebenarnya Kempel ini mau nulis apa, sih?”

Seperti yang ditulis Abraham Herdyanto di kata pengantar:
“pelarian-pelarian lebih terkesan sebagai barang rongsokan yang harfiah rongsokan. Ia sudah rusak, bentuknya sudah tidak karu-karuan, dan fungsinya dipertanyakan. Hanya mereka yang suka sampah, yang suka mengutak-atik karya, yang memiliki visi, yang akan melirik rongsokan Kempel ini.”

Mari jadi salah sekian pengutak-atik. Mari kita lihat apa yang tersisa dari pelarian-pelarian ini; di kota yang menjadi saksi bagaimana kata-kata bisa lari, jatuh, dan bangkit lagi.

📅 Minggu, 19 Juli 2026
⏰ 19.00 – Selesai
📍 Kios Swara (@kios.swara), Pare

Moderator:
Ghulam Pambayung (@pamba.yung) – Komunitas Meja Kolektif

Panelis:
Randy KMPL (@randy_kempel) – Penulis Buku pelarian-pelarian
Sahlina (@philosophicalina) – Mahasiswa Sastra & Copyeditor
Adinda Fairus (@adinda_fnh) – Researcher Bidang Sosial Budaya

📜 Pembacaan Puisi:
Persekutuan Puisi Lalat, dan kamu yang berkenan

Sampai jumpa di lokasi. 🌙

Lokasi diskusi buku dalam peta: