Rasa takut dan trauma berangsur sirna. Terhapus diksi, terbawa arus rasa ketika kata-kata teruntai begitu saja membentuk prasasti kesedihan, kebahagiaan, kemarahan, kesenangan, kekecewaan. Kegelapan bukan lagi raksasa pengganggu tidur, ia adalah peminjam cahaya, biar kelak kuambil serta keindahan yang menyertainya. Sudah kupinjamkan mataku pada malam, karena dengan demikian, aku tahu, bulan akan mengindahkannya, bintang akan…