Dawuk
Peraih Kusala Sastra Khatulistiwa 2017 yang telah diterjemahkan dan diterbitkan di Malaysia, Mesir, dan India. “Ini kisah yang sebenarnya belum lama terjadi. Sebuah kisah kelabu penuh darah. Hanya seumuran dua kali coblosan lurah; tidak berselang lama dari saat, untuk pertama kalinya di daerah sini, Golkar menang dari Petiga dengan mudah.” Demikianlah Warto Kemplung mengawali…








