
Rizki Amalia Affiat
Rizki Amalia Affiat menempuh pendidikan sarjana Ilmu Politik di FISIP Universitas Indonesia, lalu meraih gelar master dalam bidang Violence, Conflict and Development dari SOAS, University of London, sebagai penerima beasiswa Chevening 2018–2019. Lebih dari satu dekade, ia berkecimpung sebagai aktivis di Liga Inong Acheh (LINA)—organisasi akar rumput untuk pemberdayaan politik perempuan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM)—sekaligus peneliti di ICAIOS (International Center for Aceh and Indian Ocean Studies) di Banda Aceh. Pengalaman ini membawanya juga bekerja pada isu gender dan perdamaian bersama kelompok bersenjata di Mindanao dan Nepal.
Saat ini ditulis, Rizki adalah kandidat doktor di Departemen Studi Asia Tenggara, National University of Singapore, tengah menyelesaikan disertasi A House Unfinished: Gender, Labour, and Circular Migration in Rural Indonesia. Ia juga pegiat Forum Islam Progresif dan redaktur Islam Bergerak, serta co-founder Integral Knowledge Asia (IK-Asia)—kolektif riset yang mendorong pengetahuan kritis berperspektif feminis dan dekolonial dari Global South. Karya-karyanya menjembatani kesalehan Islam dengan perjuangan kelas dan gender, sebagaimana akan dituangkan dalam buku barunya, Muslimah, Mustadh’afin dan Marxisme: Anatomi Kesalehan dalam Perlawanan (Penerbit Mori, 2026).
Membayangkan kebangkitan Dunia Islam tanpa membongkar logika kapitalisme hanyalah ilusi tanpa pijakan material. —Rizki Amalia Affiat


